Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Kediri kembali bergerak menyalurkan bantuan berupa 200 hand soap dan cairan desinfektan guna mencegah penyebaran dan memutus mata rantai corona virus disease 2019 (covid-19), Selasa (12/5/2020). Foto : Pratikto Rendra Putranto
Bantuan kali ini di distribusikan Ketua Kadin Kabupaten Kediri Yekti Murih Wiyati ke wilayah Desa Silir Kecamatan Wates Kabupaten Kediri yang secara simbolis diterima Kepala Desa (Kades) Silir Muhibbulloh.
“Kadin untuk masa pandemik ini berjuang untuk memutus penyebaran covid-19 biar terputus, biar segera normal. Karena gak hanya masyarakat, pengusaha pun menjerit, macet (terhenti) di mana-mana karena daya beli masyarakat sudah turun semua,” kata Yekti.
Informasi dihimpun menyebutkan, di Desa Silir tercatat ada 9 warga berstatus karyawan pabrik rokok di Tulungagung, dimana 8 orang dinyatakan negatif dan 1 orang terkonfirm positif melalui rapid test.
“Karyawan pabrik rokok yang ada di Tulungagung yang rata-rata usianya di atas 55 tahun kebetulan warga Desa Silir ada 9 yang 8 negatif yang 1 positif rapid, kemarin hari Rabu sudah dilaksanakan tes tapi belum ada hasilnya masih di Surabaya,” ungkap Muhibbulloh.
Seperti disampaikan Muhibbuloh, di lingkungan 9 warganya itu, pihaknya menerapkan sistem buka tutup akses orang keluar masuk, sementara ke 9 orang itu menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari.
“Kita karantina mandiri di rumah dan kita dari desa membantu untuk biaya hidup selama 14 hari, itu kita bantu 1 keluarga Rp. 600 ribu,” urainya.
“Alhamdulillah desa kami di beri perhatian, salah satunya diberi sabun cuci tangan dan desinfektan, mudah-mudahan bermanfaat bagi warga kami untuk menjaga kebersihan dan menguatkan mentalnya,” pungkas Muhibbulloh. (Pratikto Rendra Putranto)
